5 Bisnis Yang Menguntungkan di Desa Ini Harus Diketahui

Jika mendengar kata bisnis atau usaha pada jaman sekarang memang sudah tidak asing di telinga. Namun terkadang lokasi menjadi penghambat beberapa orang untuk berbisnis atau memulai usahanya. Seperti halnya orang yang tinggal di desa atau di daerah terpencil sekalipun, pasti merasa bingung untuk memulai berbisnis. Mereka terkadang berpikir mengenai berjalan atau tidaknya usaha mereka jika dilakukan di desa. Namun di jaman yang semakin canggih dan melek teknologi sekarang jangan khawatir mengenai hal tersebut. Berikut rangkuman 5 bisnis yang menguntungkan di Desa baik di daerah terpencil maupun tidak:

1. Jualan Pulsa

Pulsa merupakan hal yang sering dibutuhkan hampir setiap orang baik di desa maupun perkotaan. Betapa tidak, teknologi pada jaman sekarang pun semakin berkembang di setiap tahunnya. Di daerah terpencil atau desa terkadang orang akan merasa malas untuk keluar ke kota hanya untuk membeli pulsa. Ditambah lagi apabila di desa atau daerah terpecil tersebut sangat jauh jangkauannya dari kota. Oleh karena itu bisnis dengan jualan pulsa elektrik bisa jadi bisnis yang menguntungkan di desa. Meskipun dengan keuntungan yang tidak terlalu banyak, namun jika dihitung dengan kuantitas pembeli setiap hari tentu bisnis ini cukup menguntungkan.

2. Paket Internet

Bisnis ini juga bisa menjadi salah satu yang menguntungkan jika dilakukan di daerah yang jauh dari kota. Masyarakat sekarang banyak sekali yang melek akan dunia maya atau internet. Bahkan hal ini sudah menjadi kebiasaan setiap orang untuk berhubungan dengannya. Berbicara mengenai internet pasti dibutuhkan kuota atau paket internet yang digunakan.

3. Jualan Wifi

Berbicara lagi mengenai internet, ada hal lain pula yang bisa dilakukan untuk memulai bisnis. Wifi juga bisa menjadi jalan bisnis di sebuah desa yang jauh dari keramaian kota. Tidak semua penduduk desa mau memasang wifi disetiap rumah mereka. Alasannya tentu karena biaya yang diperlukan untuk memasang wifi dan biaya per-bulannya.

Sehingga dengan memasang wifi di rumah dan menjualnya secara harian atau per jam akan sangat menguntungkan bagi pemiliknya. Tentunya ini tidak hanya memberi keuntungan pada diri sendiri namun juga warga atau tetangga sekitar yang merasa dimudahkan. Mereka tidak perlu repot untuk mengeluarkan banyak biaya untuk menikmati kualitas wifi yang tinggi.

4. Warung Kelontong

Menyediakan barang kebutuhan sehari – hari seperti sembako, perlengkapan mandi atau kebutuhan sekolah bisa juga menjadi bisnis yang menguntungkan di desa. Mengingat di desa tentu banyak masyarakat membutuhkan perlengkapan untuk kebutuhan sehari – hari namun malas untuk membelinya ke kota.

5. Pengepul Barang Bekas

Bisnis yang menguntungkan di desa ini berasal dari barang yang sering dianggap sepele, jangan pernah menganggap sepele mengenai sampah atau barang bekas yang menumpuk di rumah ini. Sampah atau barang bekas yang sudah tidak terpakai bisa menjadi jalan usaha untuk berbisnis. Bisnis bisa dimulai dengan cara menerima sampah kering seperti plastik, botol minum bekas, kaleng, kertas atau pun kardus dari tetangga sekitar. Selain sampah, barang bekas seperti botol bekas seperti sampho, kardus bekas bungkus susu atau makanan bisa juga dikumpulkan. Berilah harga pada setiap barang setiap kilogramnya sesuai dengan harga yang sesuai di pasaran.

Selanjutnya setelah mengumpulkan semua barang – barang tersebut kita bisa memilah sesuai dengan bahan dasar masing – masing.Jika dirasa sudah terkumpul banyak, kita bisa menjualnya kepada pengepul sampah atau barang bekas pusat kota. Namun kita juga bisa langsung menjualnya ke pabrik yang menerima barang bekas atau sampah untuk di daur ulang kembali. Dengan menjalankan bisnis ini, selain membantu perekonomian baik secara personal maupun sosia juga membantu kebersihan.

Itulah beberapa bisnis yang menguntungkan di desa yang kiranya bisa di lakukan di desa baik terpencil atau tidak. Namun perlu diketahui bahwa setiap usaha atau bisnis semua itu tergantung dari kerja keras dan ketekunan. Di mana pun tempatnya, berapapun modalnya tidak akan begitu menjadi jaminan suksesnya sebuah usaha.