Bisnis Ternak Ayam

Menggiurkan! Ulasan Lengkap Bisnis Ternak Ayam Kampung

Bisnis ternak ayam kampung merupakan salah satu jenis usaha yang cukup menggiurkan. Apalagi daging ayam menjadi kebutuhan pangan yang disukai banyak orang. Jadi, tidak perlu khawatir merugi saat turut serta dalam memulai bisnis ini. Selain itu, ayam kampung juga menjadi primadona dalam dunia kuliner.

Kelebihan Ayam Kampung

Jenis ayam satu dengan yang lainnya pasti memiliki beberapa perbedaan. Yang membedakan daging ayam biasanya adalah dari segi tekstur daging, rasa setelah diolah dan harga jual. Kalau dibandingkan dengan ayam lainnya (seperti ayam negeri), ayam kampung memiliki keunggulan lebih. Berikut ini adalah beberapa kelebihan ayam kampung. Simak informasi selengkapnya.

1. Lebih Sulit Terjangkit Penyakit

Dalam proses pemeliharaan, ayam kampung biasanya cukup diberi pakan biji-bijian ditambah dengan vitamin. Tidak ada kandungan zat kimia dalam pemberian pakan. Selain itu, unggas ini memiliki daya tahan tubuh yang kuat karena  kemampuannya hidup di alam liar. Sehingga, ayam kampung ini bisa dikatakan lebih sehat dan sulit terkena penyakit.

2. Bergizi dan Berasa Khas

Berbeda dengan ayam negeri, ayam kampung tidak diberi banyak suntikan. Sehingga gizi dalam tubuh ayam lebih alami. Harga ayam kampung sebenarnya lebih tinggi daripada ayam negeri. Karena kualitas daging ayam kampung lebih baik. Daging ayam kampung lebih kuat dan memiliki rasa yang khas.

3. Menjadi Primadona Banyak Orang

Peminat ayam kampung sangat tinggi. Bahkan banyak sekali industri makanan yang mengolahnya termasuk kafe, restoran, hingga warung makan. Nutrisi yang didapatkan sebanding dengan harganya. Ayam kampung kaya akan protein, vitamin, lemak, dan juga fosfor.

Kekuatan, Kelemahan, Peluang, dan Tantangan Bisnis Ternak Ayam Kampung

Meluasnya bisnis ternak hewan terutama ayam, selama ini memang sangat menguntungkan pelaku usaha. Namun, hal itu tentu saja harus diiringi dengan ketekunan dan keuletan dalam menjalankan bisnis. Berikut adalah beberapa kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan dalam memulai bisnis ternak ayam kampung.

1. Kekuatan

Hal yang diperlukan dalam memulai usaha adalah penanaman modal. Dalam menjalani bisnis ini, modal yang dikeluarkan dapat dimulai dengan modal kecil. Bisnis ini juga bisa dilakukan oleh siapapun yang memiliki kemauan.

Teknik pemeliharaan ternak tidak bisa sembarangan diterapkan begitu saja. Teknik ini bisa dipelajari dengan mudah secara bertahap. Asal ada kemauan untuk belajar, bisnis ini akan mampu berjalan dengan sendirinya.

2. Kelemahan

Dalam memulai bisnis, tentu saja memiliki kompetitor. Begitu pun dalam bisnis ternak ayam kampung. Popularitas ayam kampung memang sangat tinggi, maka tak heran jika banyak pesaing bisnis yang dihadapi. Tingkat persaingan dengan kompetitor cukup tinggi dan ketat. Jadi, bersiaplah bersaing sehat dengan para kompetitor bisnis.

3. Peluang

Lokasi pemasaran bisnis ini cukup strategis dan pasar yang bisa dijadikan objek pemasaran juga cukup luas. Untuk pemula, bisa mulai menjual ternak ayam di sekitar rumah terlebih dahulu. Setelah itu, pemasaran bisa dilakukan di pasar tradisional atau bekerja sama dengan warung makan hingga restoran.

4. Tantangan

Sebagaimana bisnis ternak hewan lainnya. Tantangan yang harus siap dihadapi adalah adanya wabah atau penyakit. Masalah ini sudah menjadi masalah klasik dalam bisnis unggas. Meskipun ayam kampung memiliki daya tahan tubuh yang lebih kuat, bukan berarti tidak akan terserang penyakit.

Biasanya penyakit pada hewan unggas menular ke hewan unggas lainnya. Oleh karena itu, perlu adanya pengawasan dan pemeliharaan yang tepat. Pemberian vaksin dan vitamin juga diperlukan untuk menjaga kesehatan ternak.

Demikian ulasan tentang bisnis ternak ayam kampung. Untuk memperoleh keuntungan yang besar, lakukan usaha yang maksimal dalam menjalankan bisnis. Semoga artikel ini membantu dan bermanfaat.